9 Pedang Nabi Muhammad SAW

Ini adalah pedang-pedang yang pernah dipakai oleh Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya untuk berdakwah, jumlah total pedang yang pernah digunakan ada 9 buah.

1. Al Ma'thur


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Juga dikenal sebagai 'Ma'thur Al-Fijar' adalah pedang yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW sebelum dia menerima wahyu yang pertama di Mekah. Pedang ini diberi oleh ayahnya, dan dibawa waktu hijrah dari Mekah ke Medinah sampai akhirnya diberikan bersama-sama dengan peralatan perang lain kepada Ali bin Abi Thalib.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 99 cm. Pegangannya terbuat dari emas dengan bentuk berupa 2 ular dengan berlapiskan emeralds dan pirus. Dekat dengan pegangan itu terdapat Kufic ukiran tulisan Arab berbunyi: 'Abdallah bin Abd al-Mutalib'.

2. Al 'Adb


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Al-'Adb, nama pedang ini, berarti "memotong" atau "tajam." Pedang ini dikirim ke para sahabat Nabi Muhammad SAW sesaat sebelum Perang Badar. Dia menggunakan pedang ini di Perang Uhud dan pengikut-pengikutnn ya menggunakan pedang ini untuk menunjukkan kesetiaan kepada Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di masjid Husain di Kairo Mesir.

3. Dhu Al Faqar


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Dhu Al Faqar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan pada waktu perang Badr. Dan dilaporkan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan pedang ini kepada Ali bin Abi Thalib, yang kemudian Ali mengembalikannya ketika Perang Uhud dengan bersimbah darah dari tangan dan bahunya, dengan membawa Dhu Al Faqar di tangannya.

Banyak sumber mengatakan bahwa pedang ini milik Ali Bin Abi Thalib dan keluarga. Berbentuk blade dengan dua mata.

4. Al Battar


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Al Battar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Pedang ini disebut sebagai 'Pedangnya para nabi', dan di dalam pedang ini terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi :

'Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW'.

Gambar ukiran nama-nama para nabi di dalamnya :

Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala dari Goliath, orang yang memiliki pedang ini pada awalnya. Di pedang ini juga terdapat tulisan yang diidentifikasi sebagai tulisan Nabataean.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 101 cm. Dikabarkan bahwa ini adalah pedang yang akan digunakan Nabi Isa AS kelak ketika dia turun ke bumi kembali untuk mengalahkan Dajjal.

5. Hatf


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992)

Hatf adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Dikisahkan bahwa Nabi Daud AS mengambil pedang 'Al Battar' dari Goliath sebagai rampasan ketika dia mengalahkan Goliath tersebut pada saat umurnya 20 tahun.

Allah SWT memberi kemampuan kepada Nabi Daud AS untuk 'bekerja' dengan besi, membuat baju baja, senjata dan alat perang, dan dia juga membuat senjatanya sendiri. Dan Hatf adalah salah satu buatannya, menyerupai Al Battar tetapi lebih besar dari itu.

Dia menggunakan pedang ini yang kemudian disimpan oleh suku Levita (suku yang menyimpan senjata-senjata barang Israel) dan akhirnya sampai ke tangan Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di Musemum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade, dengan panjang 112 cm dan lebar 8 cm.

6. Al Mikhdham


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Ada yang mengabarkan bahwa pedang ini berasal dari Nabi Muhammad SAW yang kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib dan diteruskan ke anak-anaknya Ali. Tapi ada kabar lain bahwa pedang ini berasal dari Ali bin Abi Thalib sebagai hasil rampasan pada serangan yang dia pimpin di Syria.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 97 cm, dan mempunyai ukiran tulisan Arab yang berbunyi: 'Zayn al-Din al-Abidin'.

7. Al Rasub


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Ada yang mengatakan bahwa pedang ini dijaga di rumah Nabi Muhammad SAW oleh keluarga dan sanak saudaranya seperti layaknya bahtera (Ark) yang disimpan oleh bangsa Israel.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 140 cm, mempunyai bulatan emas yang didalamnya terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi: 'Ja'far al-Sadiq'.

8. Al Qadib


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Al-Qadib berbentuk blade tipis sehingga bisa dikatakan mirip dengan tongkat. Ini adalah pedang untuk pertahanan ketika bepergian, tetapi tidak digunakan untuk peperangan.

Ditulis di samping pedang berupa ukiran perak yang berbunyi syahadat:

"Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad Rasul Allah – Muhammad bin Abdallah bin Abd al-Mutalib."

Tidak ada indikasi dalam sumber sejarah bahwa pedang ini telah digunakan dalam peperangan. Pedang ini berada di rumah Nabi Muhammad SAW dan kemudian hanya digunakan oleh khalifah Fatimid.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Panjangnya adalah 100 cm dan memiliki sarung berupa kulit hewan yang dicelup.

9. Qal'a


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Pedang ini dikenal sebagai "Qal'i" atau "Qul'ay." Nama yang mungkin berhubungan dengan tempat di Syria atau tempat di dekat India Cina. Ulama negara lain bahwa kata "qal'i" merujuk kepada "timah" atau "timah putih" yang di tambang berbagai lokasi.

Pedang ini adalah salah satu dari tiga pedang Nabi Muhammad SAW yang diperoleh sebagai rampasan dari Bani Qaynaqa. Ada juga yang melaporkan bahwa kakek Nabi Muhammad SAW menemukan pedang ini ketika dia menemukan air Zamzam di Mekah.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 100 cm. Didalamnya terdapat ukiran bahasa Arab berbunyi: "Ini adalah pedang mulia dari rumah Nabi Muhammad SAW, Rasul Allah."

Pedang ini berbeda dari yang lain karena pedang ini mempunyai desain berbentuk gelombang.


Sumber: Respek Group


__,_._,___

Beberapa Tools yg 'harus dimiliki' ketika komputer terserang Virus




Dalam bahasan kali ini adalah Beberapa tool yang harus kita punyai ketika ingin membersihkan/ memperbaiki komputer dari virus secara manual (disamping anti virus). Ketika virus yang bagus dan kuat menginfeksi komputer, kebanyakan dari virus tersebut akan mendisable berjalannya Task Manager (taskmgr.exe) , Registry Editor (regedit.exe) , Command Prompt (cmd.exe), System Configuration Utility (msconfig.exe) , folder option dan menyembunyikan Run dari Start Menu. Alasannya adalah karena kemungkinan para user yang mahir komputer dapat me-remove virus dengan menggunakan program-program tsb.

Ketika kita tidak bisa menjalankan Task Manager, kita tidak bisa mematikan proses virus. Paling tidak kita bisa menggunakan perintah taskkill pada Command Prompt, tapi sekali lagi kita tidak bisa melakukan itu jika CMD pun telah di disable, mungkin kita bisa menjalankan msconfig untuk menghentikan virus dari auto startup, tapi tetap tidak bisa jika virus mendisablenya. Bagi para user advance yang mempunyai basic registry dan dengan cara itu mereka bisa secara manual me-remove virus dari list auto start up, tapi tetap tidak akan bisa juga jika file registry (regedit.exe) didisable. Begitu pula folder option dan proses-proses lainnya yang didisable untuk memperpanjang kinerja virus itu sendiri.


Jadi untuk hal-hal yang bersifat darurat, ada tool-tool pengganti yang bisa digunakan ketika tools asli windows banyak yang di-Disable, tool yang akan sedikit saya bahas disini , yaitu :


▪ Process Explorer ▪
sebagai pengganti Task Manager (taskmgr.exe)

Task Manager sangatlah penting karena dari situ kita bisa melihat hampir seluruh proses
Yang sedang berjalan di windows, begitu juga jumlah memory yang terpakai dan CPU yang terpakai. Jika kita menemukan sesuatu yang mencurigakan disitu, kita bisa akhiri prosesnya (terminating) . Jika kita tidak bisa menggunakan Task Manager dan mendapatkan pesan "Task Manager has been disabled by your administrator", kita bisa menggunakan Process Explorer. Tool ini portable kita bisa menyimpannya di usb drive.
••Download Disini••


▪ RegAlyzer ▪
sebagai pengganti Registry Editor (regedit.exe)

Tanpa kemampuan untuk mengakses registry Windows, kita tidak bisa secar manual membuat perubahan sama sekali, tidak bisa mengimpor file registry (REG files). Ketika virus telah mendisable regedit kita dapat menemukan sebuah pesan ""Registry editing has been disabled by your administrator", ketika kita menjalankannya. Alternatif yang bagus adalah dengan menggunakan RegAlyzer, dikembangkan oleh Spybot. RegAlyzer membutuhkan isntalasi, tapi kita bisa copy semua folder yang talh jadi ke usb drive dan menjalakannya secara portable.
••Download Disini••


▪ GS ▪
sebagai pengganti Command Prompt (cmd.exe)

Command prompt adalah tool yang powerful yang mendukung banyak perintah (commands) ketika kita menemukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan di windows. Jika kita menjalankan command prompt dan mendapatkan pesan "The command prompt has been disabled by your administrator. Press any key to continue", kita dapat menggunakan GS. GS adalah pengganti cmd, GS freeware dan portable.
••Download Disini••


▪ Run Dialog Replacement 1.0 ▪
sebagai pengganti Kotak Dialog Run

Beberapa virus juga menghilangkan perintah run dari Start Menu dan tidaklah mudah untuk memunculkannya. Walaupun hal ini tidak begitu penting. Tapi Run memudahkan kita untuk melakukan perintah yang penting. Run Dialog Replacement V.1.0 cukup kecil, hanya berukuran 48 kb dan juga portable. Gunakan perintah Run dengan hanya menekan ctrl+R.
••Download Disini••


▪ Autoruns ▪
sebagai penganti System Configuration Utility (msconfig.exe)

Msconfig adalah tempat pertam kali saya untuk melakukan pemeriksaan ketika komputer jika computer terinfeksi virus. Jika kita menjalankan msconfig dan klik tab startup, maka akan terlihat seluruh program yang akan berjalan ketika windows baru start. Para pembuat virus sangat awas mereka biasanya mendelete file original msconfig atu mengganti lokasi aslinya dari registry windows. Jika kita menemukan pesan "Windows cannot find 'msconfig'. Make sure you typed the name correctly, and then try again. To search for a file, click the Start button, and then click Search." ketika mengakses msconfig. Alternatid yan bagus untuk itu adalah tool Autoruns, satu publish dengan Process Explorer. Autoruns mempunyai banyak keterangan dari lokasi berjalannya suatu proses dari startup, menunjukkan program yang megnkonfigurasi ketika system booting dan login.
••Download Disini••


▪ FreeCommander ▪
sebagai pengganti Folder Option

Saya telah banyak mencoba memanage file dan kebanyakan dari padanya merubah "show hidden files or hide protected opering system" dari setingannya pada windows. Jika virus tetap aktif di memory, maka masih bisa merubah setting untuk mendisable dari melihat file-file yang di sembunyikan (hidden) dan file system. FreeCommander adalah tool yang dapat melakukan aksi seperti folder option, tool ini portable. Kita dapat mengextract semua filenya ke usb drive.
••Download Disini••

Tool yang lain mempunyai fungsi yang hampir sama, dintaranya yaitu:

- autorun management application
- Proccess Master
- Sohand Removal tool
- Files And Folders Reset attributes

Semoga sedikit membantu...
__._,_.___
Sumber: RESPEK GROUP

TEMUDUGA TERBUKA!!!

SEMUA AKAN DIKEHENDAKI HADIR TANPA SEBARANG PENGECUALIAN

KEKOSONGAN JAWATAN:
A. Ahli Syurga Dari Awal.
B. Ahli Neraka Dari Awal.
C. Ahli Neraka Sementara Kemudian Akan Dilantik Jadi Ahli Syurga.

EMPAT GANJARAN LUMAYAN (khas untuk jawatan A):
1. Nikmat kubur.
2. Perlindungan di Padang Mahsyar.
3. Keselamatan Meniti Titian Sirat.
4. Syurga yang kekal abadi.

TARIKH TEMUDUGA:
Bila-bila masa secara adhoc bermula dari saat membaca iklan ini.

LOKASI TEMUDUGA:
Di dalam kubur (alam barzakh).

KELAYAKAN:
Anda tidak perlu bawa siji-sijil,termasuk sijil saham termasuk saham Internet.
Anda tidak perlu bawa pingat , Mercedes mata belalang atau kad kredit.
Anda tidak perlu bawa wang atau harta serta emas yang anda kumpul.
Anda tidak perlu berparas rupa yg cantik, hensem atau berbadan tegap atau seksi.
Sila bawa dokumen asal iaitu : Iman dan Amal serta sedekah jariah sebagai sokongan.

PANEL/PENEMUDUGA:
Mungkar dan Nakir.

ENAM SOALAN BOCOR:
1. Siapa Tuhan anda?
2. Apa Agama anda?
3. Siapa Nabi anda?
4. Apa Kitab anda?
5. Di mana Kiblat anda?
6. Siapa Saudara anda?

CARA MEMOHON:
Anda cuma perlu menunggu penjemput yang berkaliber untuk menjemput anda. Ia akan menjemput anda pada bila-bila masa saja (mungkin sekejap lagi). Ia akan berlembut kepada orang-orang tertentu dan akan bengis kepada orang-orang tertentu.

Ia diberi nama Izrail.

TIPS UNTUK BERJAYA DALAM TEMUDUGA TERTUTUP INI:
Hadis Hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal, yang bermaksud begini:
Sila war-warkan tawaran jawatan kosong ini kepada semua sahabat.


Wallahu-a'lam. Semoga berjaya dalam temuduga ini.
Sila lihat tawaran-tawaran lain sebelum menjadi jenazah

Sumber : Email Yahoo Group

sama2lah kita saling ingat mengingati bersama.

Takde GPS? Google Map boleh!

Entri kali ni saya nak kongsi dengan anda sedikit info yang mungkin anda tak tahu tentang google map. Seperti yang anda dapat lihat dalam paparan website google map, terpapar peta 2 dimensi. Hm..biasa je kalau tengok. Macam peta- peta yang lain je!

Tapi, mungkin anda tak tahu google map ada satu fungsi macam GPS! Sangat membantu dan boleh dijadikan panduan sebelum memulakan perjalanan anda dari satu tempat ke satu tempat lain(terutama untuk mereka yang takda GPS) Yeke?Mari kita lihat..

Tapi, mungkin anda tak tahu google map ada satu fungsi macam GPS! Sangat membantu dan boleh dijadikan panduan sebelum memulakan perjalanan anda dari satu tempat ke satu tempat lain(terutama untuk mereka yang takda GPS) Yeke?Mari kita lihat..Masuk ke websites google map-http://maps. google.com/

Anda akan melihat paparan seperti di bawah.



Klik link Get Direction.



Lihat anak panah merah. Ada 2 kotak.A dan B.

Katakan saya nak tahu jarak dan laluan perjalanan saya dari Shah Alam Seksyen 13 ( Point A) ke Presint 1 Putrajaya(Point B) denagn menaiki kereta.

Isikan nama destinasi dalam kotak A dan B.



Kemudian,klik button Get Direction.

Ya,maka keluarlah paparan seperti dibawah.



Anda dapat melihat laluan anda (warna ungu) pada peta. Di sebelah kiri,ia ada memberitahu laluan yang dicadangkan secara detail.





Ha,mudahkan? kalau takde GPS,boleh print. Kalau tak nampak jalan, boleh zoom dekat peta.

Selamat mencuba dan meneroka penggunaan google map. Ada beberapa cara lagi yang lebih menarik.Semoga perjalanan anda lebih terancang. Dan yang penting, selamat bertolak dan selamat tiba ke destinasi.:)


Sumber: Respek Group

Safety Manual / POLISI KESELAMATAN DAN KESIHATAN


POLISI KESELAMATAN DAN KESIHATAN GL JAYA PRINT SDN BHD

Adalah menjadi polisi keselamatan dan kesihatan pekerjaan syarikat GL Jaya Print Sdn Bhd iaitu:-

Kami bersama-sama para pekerja GL Jaya Print Sdn Bhd, akan selalu berusaha untuk mengekalkan dan memastikan tempat bekerja kami berada di dalam keadaan yang selamat dan sihat pada sepanjang masa.

Objektif kami ialah untuk:-

1. Menyediakan cara bekerja dan tempat bekerja yang selamat kepada pekerja-pekerja kami, supaya risiko kecederaan, kemalangan dan kerosakan harta benda benda dapat dikurangkan.

2. Melindungi semua pekerja kami, dari sebarang bahaya yang boleh memudaratkan

keselamatan dan kesihatan mereka pada sepanjang hari mereka bekerja.

3. Melindungi pelawat-pelawat dan kontraktor-kontraktor kami, daripada sebarang bahaya pada sepanjang masa semasa mereka berada di dalam premis syarikat.

4. Memastikan segala aktiviti-aktiviti dan pengeluaran sisa dari proses pengeluaran syarikat tidak memberi musibah kepada manusia dan alam sekitar.

5. Menyediakan latihan kepada semua pekerja-pekerja berkenaan perihal tanggungjawab masing-masing dalam hal keselamatan dan kesihatan pekerjaan.

6. Memastikan setiap orang (pekerja, pelawat, kontraktor) mematuhi segala peraturan keselamatan dan kesihatan syarikat pada sepanjang masa.

7. Memastikan semua peralatan perlindungan dan pencegahan kebakaran, alat-alat pemadam api dan prosedur latihan kecemasan semasa kebakaran diatur dan diselenggara dengan elok serta mampu berfungsi di kala kecemasan dan kebakaran sebenar.

8. Menyediakan kemudahan perubatan dan alat-alat bantuan kecemasan yang berpatutan kepada semua pekerja.

9. Memastikan segala aspek keselamatan diutamakan dalam peringkat awal sesuatu pemasangan atau penggunaan proses, jentera, bahan kimia dan lain-lainnya adalah sebagai satu langkah pencegahan awal.

10. Mematuhi segala undang-undang dan peraturan-peraturan kerajaan di dalam hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan, kesihatan dan alam sekitar syarikat kami.


TUGAS PENYELIA

Berdasarkan Akta Keselamatan dan Kesihatan Pekerjaan 1994, Bahagian IV Kewajipan Am Majikan dan Orang yang Bekerja Sendiri, Seksyen 15 (1-2);

1. Adalah menjadi kewajipan tiap-tiap majikan memastikan setakat praktik, keselamatan, kesihatan dan kebajikan semasa bekerja semua pekerjanya.

2. Kewajipan Am Majikan dan Orang Bekerja Sendiri meliputi;

(a) pengadaan dan penyenggaraan loji dan sistem kerja yang setakat praktik, selamat dan tanpa risiko kepada kesihatan.
(b) pembuatan perkiraan bagi menjamin setakat yang praktik, keselamatan dan ketiadaan risiko kepada kesihatan berkaitan dengan penggunaan atau pengendalian, penanganan, penyimpanan, dan pengangkutan loji dan bahan.
(c) pengadaan maklumat, arahan, latihan dan penyeliaan sebagaimana yang perlu untuk memastikan setakat yang praktik, keselamatan dan kesihatan pekerjanya sedang berkerja.
(d) setakat yang praktik, penyenggaraan dalam keadaan selamat dan tanpa risiko kepada kesihatan dan pengadaan dan penyelenggaraan cara masuk ke dalamnya dan keluar darinya yang selamat dan tanpa risiko.
(e) pengadaan dan penyelenggaraan persekitaran setakat praktik, kemudahan bagi kebajikan mereka yang sedang bekerja.

Seseorang yang melanggar peruntukan seksyen di atas boleh didenda tidak melebihi RM 5000.00 atau dipenjarakan selama tempoh tidak melebihi 2 tahun atau kedua-duanya.

Selain itu, adalah menjadi kewajipan penyelia;

1. Memastikan tempat kerja dan sistem bekerja yang selamat di sediakan dan diselenggara tanpa risiko kepada keselamatan dan kesihatan pekerja.

2. Memastikan para pekerja di bawah seliaanya menggunakan bahan kimia berbahaya, mesin-mesin pengeluaran, peralatan kerja, loji, pemasangan sistem elektrikal dan mekanikal, pemanduan trak angkat susun dan lain-lainya dalam keadaan betul, teratur dan selamat.

3. Memastikan para pekerja memakai peralatan perlindungan diri (PPE) dengan betul dan dalam keadaan baik dengan melakukan pemeriksaan dari masa ke semasa.

4. Memastikan tempat kerja di bawah kawalannya selamat dan sihat serta mengikut peraturan-peraturan keselamatan dan kesihatan. Memastikan kawasannya berada dalam keadaan bersih dan teratur mengikut sistem 5S.




5. Melaporkan kemalangan industri kepada pihak pengurusan GL Jaya Print Sdn Bhd dalam masa satu jam selepas kejadian kemalangan secara lisan, telefon, SMS atau email. Panduan pelan tindakan kecemasan kemalangan dan nombor untuk dihubungi dipaparkan di papan kenyataan.

6. Melaporkan kepada semua kemalangan jalan raya ke bahagian Pentadbiran dan Sumber Manusia GL Jaya Print Sdn Bhd.

7. Memastikan agenda keselamatan, kesihatan dan pemuliharaan alam sekitar diutamakan dalam mesyuarat atau seksyen.

8. Memastikan semua pekerja dan kontraktor di bawah seliaanya diberi latihan yang mencukupi dalam bidang keselamatan, kesihatan dan pemeliharaan alam sekitar.

9. Memastikan setiap maklumat dan mesej keselamatan, kesihatan dan pemeliharaan alam sekitar mengikuti maklumat satu muka surat (One Point Instruction) yang disampaikan kepada pekerja bawahan melalui pemberitahuan atau perbincangan.

10. Memberikan kerjasama dengan jabatan lain sewaktu pemeriksaan oleh Jabatan Alam Sekitar, Jabatan Keselamatan, SIRIM dan Kesihatan Pekerjaan dan lain-lain jabatan kerajaan yang berkaitan.



























KETUA KESELAMATAN DAN KESIHATAN PEKERJAAN

1. GL Jaya Print akan diwakili oleh seorang Ketua Keselamatan

2. Perlantikan ketua keselamatan akan dibuat dengan cara perlantikan terus oleh pihak pengurusan.

3. Setiap pekerja digalakkan untuk memberi kerjasama secara langsung dengan memberi sebarang cadangan untuk meningkatkan tahap keselamatan dan kesihatan di dalam kilang dari masa ke semasa.


KEWAJIPAN AM PEKERJA

1. Selagi ianya munasabah dan praktikal adalah menjadi kewajipan dan tanggungjawab setiap pekerja yang sedang bekerja sebagaimana yang termaktub di dalam Akta Keselamatan da Kesihatan Pekerjaan 1994, Bahagian VI Kewajipan Am Pekerja, Peraturan 24, sub-peraturan (1-2) dengan cara;

Memberi perhatian yang munasabah bagi keselamatan dan kesihatan dirinya dan orang lain yang mungkin terjejas oleh tindakan atau peninggalannya semasa bekerja.

Bekerjasama dengan syarikat atau mana-mana orang lain dalam menunaikan kewajipannya bagi memastikan keselamatan dan kesihatan terjamin.

Memakai dan menggunakan pada sepanjang masa apa-apa kelengkapan atau peralatan perlindungan diri di sediakan oleh syarikat bagi mencegah apa-apa risiko kepada keselamatan dan kesihatan.

Mematuhi arahan atau langkah keselamatan dan kesihatan yang dikeluarkan oleh syarikat.



PERATURAN UMUM KESELAMATAN

Peraturan ini, secara umumnya hendaklah dipatuhi selagi ianya munasabah dan praktikal oleh setiap pekerja, kontraktor dan pelawat pada sepanjang masa bekerja.

1. Semua pekerja hendaklah memahami dan mematuhi dengan peraturan keselamatan jabatan masing-masing.

2. Sebarang bentuk gurauan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain tidak boleh dilakukan oleh pekerja dalam kilang sewaktu bertugas.

3. Berlari di dalam kilang mestilah dielakkan. Jika berlaku kecemasan berjalanlah dengan pantas.

4. Peralatan keselamatan seperti penanda amaran keselamatan, injap keselamatan, kekunci atau perlindungan elektrikal dan mekanikal pada mesin, penggera loceng kecemasan tidak boleh di ubah tanpa diberitahu.

5. Jalan pintas yang tidak selamat seperti menyeberangi mesin longkang, saluran paip dan lain-lain hendaklah dielakkan. Gunakan laluan yang dibenarkan.

6. Sebelum memulakan tugas di kawasan yang menggunakan bahan kimia seperti bahan kimia mengkakis, pekerja mestilah memakai peralatan perlindungan diri, mengetahui lokasi terdekat mandian paip hujan kecemasan, pencuci mata, mengetahui lokasi peralatan kecemasan seperti alat pemadam api, peti keselamatan, pengawalan tumpahan kimia dan sebagainya di kawasan tempat dia bekerja.

7. Semua bekas seperti botol, jag, tin, kotak dan lain-lain yang mengandungi bahan kimia atau telah tercemar oleh bahan kimia mestilah ditanda dengan betul dan disimpan ketempat-tempat yang selamat.

8. Bahan-bahan kimia mudah terbakar dan toksik tidak boleh dibuang atau dicampakkan ke dalam tong sampah, parit atau sungai.

9. Semua pekerja haruslah membantu mengawasi amalan keselamatan bagi setiap pekerja yang lain.

10. “DILARANG MEROKOK” di dalam bangunan dan di dalam kawasan kilang. Merokok di tempat yang dibenarkan sahaja “ZON MEROKOK”.

11. Gunakan alat perlindungan diri yang dibekalkan oleh syarikat.

12. Peralatan kecemasan seperti alat pemadam api, pencuci mata, peti keselamatan dan lain-lain hanya boleh digunakan jika timbul kecemasan. Dilarang sama sekali merosakkan atau menyalahgunakan peralatan tersebut.

13. Jangan memakai barang-barang yang boleh terperangkap ke dalam mesin atau kejutan eletrik seperti rantai, gelang, anting-anting, baju yang longgar dan sebagainya apabila bekerja, terutamanya di bahagian pengeluaran.

14. Semua laluan dan pintu kecemasan hendaklah tidak berkunci dan bebas daripada sebarang halangan.

15. Kemaskan segala peralatan / perkakas daripada mesin / peralatan yang berkaitan, di tempat yang di sediakan selepas menggunakannya.

16. Pastikan cara mengangkat, membawa dan mengalihkan barang dengan betul bagi mengelakkan sebarang kecederaan otot dan anggota badan.

17. Semua sumber eletrik, air dan gas mesti dipadamkan atau ditutup semasa waktu tidak bekerja dan memastikan dengan betul sebelum meninggalkan tempat kerja.

18. Jangan usik atau menyalahgunakan suis saling kunci keselamatan atau alat sensor keselamatan.

19. Semak di papan kenyataan keselamatan dan kesihatan untuk mengetahui informasi terbaru tentang keselamatan dan kesihatan.


MELAPORKAN KEMALANGAN

1. Seseorang pekerja yang terlibat dalam kemalangan atau mengalami penyakit pekerjaan, keracunan bahan kimia, hendaklah melaporkannya kepada penyelia, line leader atau pegawai keselamatan dan kesihatan dalam masa sejam selepas kejadian kemalangan atau waktu yang sama secepat mungkin.

2. Pemberitahuan kemalangan perlulah mengisi borang pemberitahuan kemalangan kejadian berbahaya yang di sediakan dan borang ini hendaklah ditulis oleh pihak penyelia sebelum dihantar kepada pegawai keselamatan dan kesihatan.

3. Mestilah memberi kerjasama kepada syarikat atau orang lain yang menjalankan penyiasatan berkaitan dengan kemalangan atau kejadian tersebut.

4. Seseorang pekerja yang terlibat dalam kemalangan jalanraya (pemandu atau penumpang) hendaklah melaporkan kemalangan tersebut kepada penyelia, line leader atau pegawai keselamatan dan pihak Jabatan Pentadbiran dan Sumber Manusia dengan secepat mungkin.


PERALATAN PERLINDUNGAN DIRI (PPE)

1. Peralatan perlindungan diri (PPE) merangkumi semua peralatan yang dipakai untuk melindungi pekerja dari risiko yang mungkin boleh menjejaskan kesihatan dan keselamatan pekerja.

2. Alat perlindungan diri hendaklah dipakai secara praktikal sepanjang masa atau setiap kali terdedah kepada risiko yang diketahui atau apabila anda diarah berbuat demikian.

3. Alat perlindungan diri perlu disimpan dalam keadaan yang bersih dan kering selepas digunakan.

4. Jika alat perlindungan diri rosak atau hilang, mintalah yang baru daripada penyelia anda.







5. Garis panduan piawaian pencegahan:-


5.1 TELINGA: Pekerja yang bekerja ditempat bunyi bising yang kuat melebihi tahap yang dibenarkan sepanjang masa, mestilah dibekalkan dengan penyumbat telinga (ear plug) yang sesuai dan dibersihkan setiap hari.

5.2 HIDUNG: Setiap pekerja yang terdedah kepada wap, gas-gas yang boleh mencederakan, habuk, toksik atau persekitaran yang berbahaya atau persekitaran yang kurang oksigen mestilah dibekalkan dengan peralatan bantuan pernafasan yang sesuai.

5.3 TANGAN: Setiap pekerja yang terlibat dalam proses yang menggunakan benda tajam, objek meleleh, bahan kimia berbahaya, logam panas atau bahan yang merengsa mestilah dibekalkan dengan sarung tangan yang sesuai.

5.4 BADAN: Baju kerja hendaklah padan dan sesuai dengan persekitaran kerja supaya tidak menimbulkan risiko yang lain.

5.5 KAKI: Pekerja hendaklah sentiasa menggunakan kasut yang sesuai dengan persekitaran kerjanya bagi perlindungan yang mencukupi.


PENGENDALIAN SECARA MANUAL

1. Pengendalian (Mengangkat) Secara Manual, boleh mengakibatkan kecederaan belakang yang serius dan teruk sekiranya tidak mengikut cara yang betul. Pastikan dahulu saiz, berat, bentuk objek dan jarak perjalanan.

2. Belajar cara yang betul mengenai teknik pengendalian secara manual.

















3. Mengangkat dan menurunkan muatan dengan cara yang betul.

3.1 Rancang dahulu proses mengangkat muatan yang lancar.

3.2 Pastikan kaki anda berada dalam posisi yang betul dan berdiri serapat mungkin dengan muatan.

3.3 Bengkokkan lutut dan luruskan belakang badan.

3.4 Pegang objek dengan tangan yang kukuh, dan angkat kepala apabila mengangkat muatan.

3.5 Angkat muatan menggunakan kaki dengan stuktur badan yang lurus.

3.6 Letakkan muatan di atas permukaan yang kukuh dan rata, semasa menurunkan beban bengkokkan lutut dan bukan bahagian belakang badan.

4. Pertimbangkan risiko yang mungkin berlaku sebelum memulakan pengendalian (mengangkat) secara manual.

5. Sentiasa ingat had kemampuan anda, jangan cuba sesuatu yang tidak mampu dilakukan.

6. Gunakan pengangkat mekanikal (trolley) jika muatan tersebut besar, atau sukar untuk dikendalikan (janggal dari saiz atau bentuk).
7. Dapatkan bantuan secara berpasukan, sekurang-kurangnya dua orang jika muatan tersebut sederhana beratnya, atau sukar untuk dikendalikan.

8. Pastikan dahulu saiz, berat, bentuk objek dan jarak perjalanan.

9. Pastikan juga keadaan lantai licin atau tidak rata ataupun terdapat halangan yang boleh membahayakan anda.


KESELAMATAN ELETRIK

1. Langkah-langkah berwaspada ketika bahaya atau hazad eletrik.

1.1 Laporkan semua kerosakan eletrik dengan segera.

1.2 Dapatkan seorang jurueletrik yang bertauliah untuk menyenggara, membaiki atau membetulkan peralatan eletrik tersebut.

1.3 Jangan pasang atau membaiki soket dan palam kecuali anda terlatih dan dibenarkan berbuat demikian.

1.4 Jangan putuskan wayar pin bumi sebelum memasukkan palam ke dalam soket.

1.5 Jangan sentuh suis atau peralatan eletrik sekiranya tangan anda basah.

1.6 Bekalan eletrik ke sebuah mesin perlu dimatikan terlebih dahulu sebelum kerja-kerja atau aktiviti berikut dijalankan:-

a) Kerja-kerja membaiki dan penyelenggaraan eletrik.

b) Pembersihan mesin, apabila terdapat kemungkinan persentuhan secara fizikal dengan alat-alat dalam mesin yang bergerak bagi mengelakkan bahaya eletrostatik.


KESELAMATAN MESIN

1. Periksa dan uji suis kekunci keselamatan (interlock switch) dan sensor keselamatan sebelum menjalankan mesin.

2. Pastikan bahawa semua pengadang (guarding) mesin dalam keadaan baik dan tempat yang betul.

3. Jika pengadang (guarding) mesin didapati hilang atau rosak, laporkan segera kepada penyelia.

4. Anda mesti matikan bekalan eletrik sebelum kerja-kerja membersihkan hendak dijalankan.

5. Jangan biarkan mesin bergerak tanpa pengawasan.

6. Ketahui cara bagaimana untuk hentikan mesin jika berlaku kecemasan.

7. Gunakan berus atau penyepit yang di sediakan sahaja bagi membersihkan atau untuk digunakan pada mesin.

8. Jangan tanggalkan atau mengganggu pengadang mesin, sensor atau suis kekunci keselamatan tanpa kebenaran.

9. Jangan memanjat mesin. Gunakan pelantar yang sesuai atau tangga.

10. Pastikan kawasan sekitar mesin tiada halangan dan tiada sampah sarap yang boleh mengganggu operasi atau mengancam keselamatan.

11. Gunakan pelapik kaki yang ergonomik sewaktu melakukan kerja-kerja berdiri.

12. Pastikan S.O.P (Safe Operating Procedure) dilekatkan berdekatan dengan mesin dan dapat dilihat dengan jelas. Patuhi semua arahan operasi.




KESELAMATAN UDARA TERMAMPAT

1. Udara termampat (contoh: air gun) boleh mendatangkan bahaya dan jika menggunakannya secara tidak selamat boleh menyebabkan kecederaan yang serius.

2. Kecederaan mata, kecederaan kerana hentaman dan kesan habuk yang terlalu tinggi adalah kesan daripada penggunaan udara termampat secara tidak selamat.

2.1 Jangan menggunakan udara termampat secara terus ke bahagian badan anda atau ke atas orang lain.

2.2 Jangan gunakan udara termampat untuk membersihkan pakaian & rambut anda.

2.3 Jangan bergurau senda sambil menggunakan udara termampat.

2.4 Jangan cuba memotong bekalan udara termampat dengan “MEMBELITKAN’ hos. Gunakan injap untuk menutupnya dahulu.

SELALU

2.5 Gunakan cermin mata keselamatan, perlindungan pendengaran dan topeng habuk semasa menggunakan udara termampat untuk digunakan ke atas mesin & bangunan.

2.6 Penggunaan hos yang panjang hendaklah dikawal dan haruslah diposisi yang tidak akan menyebabkan bahaya tersangkut/tersadung.

2.7 Pegang dibahagian hujung hos apabila ingin membuka udara termampat supaya hujung hos tersebut tidak bergerak secara rawak.

2.8 Gunakan alat perlindungan diri iaitu cermin mata keselamatan & perlindungan pendengaran apabila menggunakan peralatan pneumatik dan gunakan secara cermat. Sekiranya ada keraguan terhadap operasi tersebut, sila rujuk kepada penyelia anda.

KESELAMATAN MEMANDU TRAK ANGKAT SUSUN (FORKLIFT)

1. Sebelum menggunakan trak angkat susun.

1.1 Trak angkat susun hanya boleh dikendalikan oleh orang yang telah diberi kebenaran pihak syarikat atau telah diberi latihan asas dan dibenarkan mengendalikan trak angkat susun dalam tempoh percubaan.

1.2 Sebelum menggunakan trak angkat susun, lakukan pemeriksaan fizikal dan mekanikal trak angkat susun seperti keadaan “fork”, fungsi hidraulik, bunga tayar, dan lain-lain.

1.3 Laporkan serta-merta kerosakan trak angkat susun kepada penyelia.

1.4 Gunakan tali pinggang keledar, topi keselamatan dan alat perlindungan diri yang sesuai.

2. Semasa mengendalikan trak angkat susun.

2.1 Pastikan had muatan mengikut yang dibenarkan dan had berat trak angkat susun.

2.2 Pandu dalam had laju yang dibenarkan, (5 Km/j untuk didalam kilang dan 15 Km/j untuk di luar premis kilang).

2.3 Dilarang memandu trak angkat susun ke jalan raya.

2.4 Pandu trak angkat susun secara undur sekiranya muatan berada di atas fork yang menghalang pandangan depan. Semasa mengundur kebelakang pastikan pemandu mengalih pandangan ke belakang untuk memastikan tiada orang atau objek di belakang.

2.5 Bunyikan hon untuk memberi amaran kepada orang-orang yang berada berdekatan, terutama di selekoh yang tajam.

2.6 Berhati-hati dengan halangan atas kepala dan muatan tidak melebihi lebar laluan jalan.

2.7 Turunkan fork keparas kira-kira 8” dari lantai apabila bergerak tanpa muatan atau dengan muatan.

2.8 Jangan pandu trak angkat susun dengan membawa muatan di paras yang tinggi.

2.9 Dilarang menggunakan trak angkat susun untuk mengangkat atau membawa penumpang.

2.10 Jangan berhenti secara mengejut. Gunakan kaki kanan untuk pedal minyak dan brek, bukan kaki kiri.
3. Selepas mengendalikan trak angkat susun.

3.1 Jangan tinggalkan kunci penghidup enjin pada trak angkat susun selepas ianya digunakan.

3.2 Hentikan trak angkat susun di tempat yang telah ditetapkan.

3.3 Tinggalkan trak angkat susun dengan fork direndahkan sepenuhnya ke paras lantai.

3.4 Jaga kebersihan trak angkat susun.


BAHAN KIMIA BERBAHAYA

1. Penlabelan

1.1 Semua bekas simpanan bahan kimia perlu dilabelkan dengan jelas.

1.2 Baca label dengan teliti sebelum membuka bekas bahan kimia.

1.3 Pastikan bahawa bahan kimia berkenaan adalah jumlah sebenar yang diperlukan.

1.4 Bekas kosong mestilah dilabelkan juga (BEKAS KOSONG).

2. Mengendalikan bahan kimia

2.1 Patuhi dengan teliti arahan yang diberikan pada label.

2.2 Rujuk kepada Helaian Data Keselamatan Bahan Kimia (Chemical Safety Data Sheet – CSDS) bahan kimia tersebut untuk mengetahui jenis, bahaya, langkah kecemasan dan sebagainya.

2.3 Kendalikan bahan kimia dengan hati-hati dan teratur mengikut prosedur kerja selamat (Safe Operating Procedure – SOP).

2.4 Gunakan alat perlindungan diri yang sesuai contoh seperti sarung tangan, apron, respirator.

2.5 Elakkan sentuhan secara terus antara anggota badan dengan bahan kimia. Elakkan juga daripada terhidu wasap bahan kimia.

2.6 Jangan makan, minum atau merokok semasa mengendalikan bahan kimia.

2.7 Pastikan bekas kimia ditutup dengan rapi dan tidak dibiarkan terdedah begitu sahaja.

2.8 Jangan campurkan bekas yang kosong dengan bekas yang berisi bahan kimia.

2.9 Jika berlaku tumpahan bahan kimia, beritahu kepada penyelia.

3. Penyimpanan bahan kimia

3.1 Simpan bahan kimia di tempat yang selamat atau ditetapkan selepas digunakan.

3.2 Asingkan bahan kimia mengikut jenisnya, jangan campur-adukkan semua bahan kimia tersebut seperti menyimpan asid dan alkali di dalam satu kabinet.


KESELAMATAN DI PEJABAT

1. Simpan benda yang berat pada paras yang rendah.

2. Tutup laci selepas digunakan.

3. Masukkan kerusi dibawah meja jika tidak digunakan.

4. Matikan suis eletrik selepas digunakan.

5. Simpan objek tajam seperti pin, paku tekan, pisau dan gunting dalam bekas yang berasingan.

6. Jangan betulkan sendiri jika berlakunya kerosakan eletrik, minta bantuan juruteletrik yang bertauliah.

7. Jangan halang laluan pintu kecemasan.

8. Jangan halang laluan ke panel eletrik.

9. Jangan halang laluan ke alat pemadam api.

10. Jangan simpan barang di bawah meja tempat anda bekerja. Ia boleh menghadkan keselesaan ruang kaki.

11. Jangan susun kotak atau muatan lain di atas kabinet dan almari.

12. Jaga kebersihan pejabat, lakukan 5S.

13. Kemaskan meja sebelum pulang setiap hari.




PLAN PENGUNGSIAN BANGUNAN

1. Polisi Pengungsian bangunan.

Adalah menjadi tanggungjawab setiap Pengurus dan Penyelia di syarikat bagi memastikan setiap pekerja di bawah penyeliaannya tahu bagaimana hendak menyelamatkan diri mereka ketika kecemasan kebakaran.

2. Prosedur pengungsian bangunan.

Pengungsian bangunan yang teratur adalah bergantung kepada amaran awal dan kesedaran pekerja akan prosedur pengosongan yang teratur yang perlu diikuti.

a) Setiap jabatan mestilah mempunyai prosedur pengosongan masing-masing.

b) Gunakan sistem ‘Break Glass Alarm’ pada jabatan tertentu bagi memberi amaran pengosongan kepada pekerja. (nota : Rancangan masa depan)

c) Arahan Kecemasan yang ringkas mestilah dipamerkan pada lokasi-lokasi yang strategik didalam setiap bangunan termasuk lakaran peta laluan keluar semasa kecemasan.

d) Latihan Kebakaran mestilah dilakukan sekurang-kurangnya setahun sekali.

e) Tanda-tanda pintu kecemasan atau sebarang bentuk petunjuk yang mengarah kepadanya mestilah jelas dan terang.

3. Bidang-bidang tugas.

Pekerja

a) Jangan Panik.

b) Ambil langkah-langkah yang perlu dengan segera dan munasabah bagi menggurangkan sebarang hazad pada kerja-kerja yang ditinggalkan. Keluar segera dan jangan masuk kembali ke dalam bangunan.

c) Berkumpul dilokasi ‘Tempat Berkumpul Ketika Kecemasan’ untuk pemeriksaan kedatangan.

d) Jangan masuk ke dalam bangunan sehingga pengistiharan arahan ‘Keadaan Terkawal’ dibuat oleh pihak yang berkuasa.

Penyelia

a) Beri arahan keluar bangunan pada pekerja bawahannya.

b) Beri nasihat kepada pihak tertentu (contoh – Skuad Penyelamat Syarikat [ERT], Sekuriti, Bomba dan lain-lain) tentang situasi kebakaran dan membuat lapuran tentang mangsa kebakaran.

c) Menyemak kedatangan pekerja.







4. Prosedur pengumuman kecemasan oleh Pihak Pengurusan.

“ PERHATIAN KEPADA SEMUA PEKERJA!!
INI ADALAH SUATU KECEMASAN!! KEBAKARAN TELAH DIKESAN DI …………………. ! SEMUA PEKERJA DIMINTA UNTUK MENGOSONGKAN BANGUNAN DENGAN SEGERA. SILA BERKUMPUL DI LUAR. JANGAN PANIK.”

5. Prosedur pengungsian pekerja.
Apakah pekerja perlu lakukan semasa latihan mengosongkan bangunan semasa kecemasan?
Apabila menerima isyarat kecemasan
a) Berhenti kerja dengan serta merta
b) Dengar arahan yang diberikan oleh penyelia.
c) Tutup suis mesin, komputer dan alat elektrik yang berada dekat dengan anda bekerja
d) Pergi ke penyelia anda dan tunggu arahan.
e) Keluar dari bangunan
f) Keluar tanpa membuka PPE atau pakaian yang anda pakai
g) Jangan pergi mengambil barang kepunyaan anda di tempat lain
h) Jangan berlari tetapi hendaklah berjalan dengan cepat
i) Jangan berbual-bual

JENIS-JENIS ALAT PEMADAM API MUDAH ALIH

1. Terdapat 1 jenis alat pemadam api mudah alih di dalam GL Jaya Print Sdn Bhd.

JENIS WARNA TABUNG KEGUNAAN
A Serbuk kering (ABC) Biru Semua jenis bahan api.

2. Bagaimana menggunakan alat pemadam api dengan betul.

2.1 Tarik pin dan muncung hos.

2.2 Tekan pemegang dan halakan muncung ke punca api.

2.3 Jarakkan di antara anda dan api lebih kurang satu meter.


KESELAMATAN JALAN RAYA

1. Pastikan anda dilengkapi dengan lesen-lesen yang sah mengikut undang-undang jalan raya yang ditetapkan.

2. Pastikan anda telah memeriksa keadaan kereta anda, lakukan penyelenggaraan kereta sebelum berlakunya kerosakan.

3. Patuhi semua undang-undang jalan raya. Bagi penggunaan dalam kawasan kilang, had laju di dalam perkarangan kilang adalah 15 Km/j.

4. Patuhi semua papan tanda jalan. Bagi penggunaan dalam kilang, pastikan anda mematuhi arah laluan masuk/keluar. Kenalpasti dan patuhi jenis laluan (laluan pejalan kaki, laluan trak angkat susun dan laluan kenderaan berat).

5. Letakkan kenderaan di tempat yang telah di sediakan oleh GL. Pastikan kenderaan anda dikunci bagi mengelakkan kecurian.